BIN Sumbang Bantuan logistik Korban Tsunami Lampung

1002 views

Lampung Selatan – Pasca musibah bencana alam tsunami di Selat Sunda yang melanda wilayah Banten dan Lampung, berbagai elemen masyarakat baik dari pemerintah, swasta, maupun dari organisasi kemasyarakatan melakukan kegiatan pengumpulan bantuan untuk para korban yang terdampak bencana alam tersebut. Bantuan tidak hanya berasal dari mereka yang tinggal berdekatan dengan lokasi bencana, tetapi juga dari wilayah-wilayah lainnya, termasuk dari kementerian/lembaga pemerintahan negara diantaranya Badan Intelijen Negara (BIN). (26/12)

BIN menyerahkan bantuan berupa sembako dan pakaian kepada Posko Pengungsian yang terletak di Lapangan Tenis Indoor Kalianda untuk ribuan pengungsi yang berasal dari Pulau Sebesi dan Pulau Sebuku. Logistik yang diberikan berupa mie instan, minyak minyak goreng, gula, kopi, teh celup, susu kental manis, serta pakaian wanita dan kain sarung.

Bantuan logistik tersebut merupakan bentuk perhatian dari Kepala BIN melalui Deputi-IV BIN yang difasilitasi oleh Posko Kemanusiaan Binda Lampung yang diketuai Kabinda Lampung, Brigjen TNI Daru Cahyono dan diterima oleh Camat Kalianda, Ardiansyah. Dalam pernyataannya, Brigjen TNI Daru Cahyono mengatakan, “bantuan ini dari nilainya tidak seberapa, namun pimpinan BIN di Jakarta memberikan perhatian dan kepedulian kepada korban bencana tsunami ini yang melanda wilayah Lampung dan Banten”.

Dalam kesempatan di hari yang sama, BIN kembali memberikan bantuan logistik ke Posko Bantuan di Masjid Nurul Huda Desa Way Muli Timur Kecamatan Rajabasa yang diterima oleh Pengurus Masjid Nurul Huda, Solihin dan di Masjid Jami Way Muli Induk Kecamatan Rajabasa yang diterima oleh Sekdes Way Muli Induk, Udin.

Hingga saat ini terdata sekitar 116 korban jiwa akibat bencana tersebut, sementara ratusan orang mengalami luka-luka dan ribuan orang mengungsi ke daerah-daerah yang lebih aman. Sementara evakuasi dan pemulihan lokasi bencana tsunami di wilayah Kabupaten Lampung Selatan masih terus dilakukan oleh pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi dan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.(Bahtiar/Yayuk)

Author: 
    author

    Related Post