
TANGGAMUS, SIDAKPOST.CO.ID- Sepasang Pasutri (Pasangan Suami Istri ) Lansia warga Tiuh Memon kecamatan Pugung kabupaten Tanggamus di Duga menjadi Korban penipuan oleh oknum Ustad yang di ketahui Bernama Yadi (YD) yang lebih akrab di sapa dengan panggilan Ustad Yadi warga Paneongan pekon Sukarame Kecamatan Talang Padang Tanggamus Lampung
Menurut penuturan SF’ warga pugung, pada awal 2025 lalu dirinya menyerahkan Uang melalui Transfer ke YD sebesar Rp.100.000.000 untuk biaya pemberangkatkan Umroh Kedua orang Tua nya Ketanah Suci Mekah, yang di janjikan YD akan di berangkat pada bulan Januari 2026. melalui salah satu Trevel dari wilayah Bandar Lampung.
Namun sampai Waktu yang di janjikan dengan berbagai alasan Hingga April 2025 kedua Orang tua SF belum juga di berangkat kan ke Tanah suci untuk menunaikan ibadah Umroh.terang nya.”
Dugaan Indikasi penipuan menguat usai berkali kali di janjikan tak kunjung di berangkat kan, Uang di minta pun tak juga di berikan
“Ini bener beber gila bang ucap SF pada media ini, Udah orang Tua nggak di berangkat kan umroh, Uang nya malah di pakai YD untuk urusan pribadi nya, tanpa kordinasi ke kita sebelum nya, jujur aja bang uang itu kita dapat hasil jualin kebun biar Bapak sama Emak bisa Umroh mumpung masih sehat, Kasian Bapak dari bulan ke bulan selalu di janji – janjiin terus sama pak YD mau berangkat Umroh, sampai bapak sakit sakitan kepikiran masalah ini” Ucap SF dengan Nada geram.
Lanjutnya ” kami sudah cukup sabar Saya dan keluarga sudah sepakat akan membawa permasalahan ini ke rana Hukum, saat ini kita masih tunggu Etika baik dari YD sambil mengumpul data dan bukti bukti yang ada untuk di laporkan ke Mapolres Tanggamus atas dasar penipuan dan penggelapan. “Tegas SF.
Patut di ketahui YD ini kerap mengaku bisa mengobati melaui jalur aternatip dan bisa mengurus berbagai masalah dan mengaku bisa mengurus pemberangkatan Umroh melalui salah satu Trevel yang beralamat di Bandar Lampung dengan proses cepat dan Murah
Saat di konfirmasi YD di rumah nya pada minggu 26 april membenarkan jika Ia kerap membantu pemberangkatan Umroh melalui salah satu Trevel yang beralamat di bandar lampung, Ia juga tidak menampik pernah menerima uang sejumlah Rp. 100 Juta dari SF untuk biaya umroh kedua orang tua SF, namun hingga kini belum Di berangkatkan dan uang nya pun belum di kembalikan.
“Terkait permasalahan ini sudah saya koordinasi kan ke pihak kluarga SF, emang belum bisa di berangkat kan, karna jamaah nya masih kurang, kalau untuk sekarang ini untuk kuota umroh memang lg di Tutup karna sudah masuk Kuota Haji. jadi kalau mau umroh ya belum bisa paling nanti habis Haji ini bisa kita berangkat kan” ucap YD
YD juga mengakui jika dana Umroh itu masih di pakai untuk kepentingan pribadi tanpa koordinasi ke safrudin sebelum nya.
“Saya akui bang’ saya yang salah uang itu saya pakai nalangin jamaah lain yang masih kurang, karna emang biasa nya kita siap Dana Talangan tapi Dana itu udah nggak ada, jadi saya pakai Uang yang punya SF untuk dan Talangan tanpa koordinasi” tapi saya tetap akan saya pertanggung jawab. ucap yadi
kalau memang Dana nya mau di minta kembali, ya pasti akan saya balikin bang. cuma saya butuh waktu karna kalau sekarang sekarang ya saya nggak pegang Duit harus nyari dulu. Terang nya.”
Namun saat di singgung kapan bisa di pastikan uang nya bisa di kembalikan atau di pemberangkatan Umroh, YD tak bergeming ” Bantu doa nya aja Bismillah InsaAllah selesai harapnya.” (Subhan)





