Orang Tua Murid Apresiasi Kebijakan SMA Negeri 1 Tanjung Raja, Dinilai Semakin Peduli Kondisi Ekonomi Masyarakat

6 views


TANJUNG RAJA, – Sejumlah orang tua peserta didik memberikan apresiasi terhadap berbagai kebijakan yang diterapkan SMA Negeri 1 Tanjung Raja bersama Komite Sekolah pada tahun ajaran 2026/2027. Kebijakan tersebut dinilai lebih berpihak kepada masyarakat dan memperhatikan kondisi ekonomi keluarga peserta didik.

Salah satu orang tua murid, Riza Utami (40), warga Kelurahan Tanjung Raja, Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir, yang juga merupakan alumni SMA Negeri 1 Tanjung Raja angkatan 2004, mengaku bersyukur dan mendukung penuh hasil kesepakatan yang dicapai dalam Rapat Komite Sekolah yang digelar pada Jumat (26/6/2026).

Menurutnya, ia sama sekali tidak merasa keberatan dengan biaya perlengkapan sekolah yang telah disepakati bersama. Bahkan, berdasarkan hasil rapat, sekitar 99 persen orang tua dan wali murid yang hadir menyatakan persetujuannya terhadap pembiayaan perlengkapan sekolah.

“Menurut saya, kebijakan ini justru sangat membantu para orang tua. Seluruh perlengkapan sekolah dipersiapkan secara terkoordinasi sehingga kami tidak perlu lagi mencari perlengkapan ke berbagai tempat yang tentu membutuhkan waktu, tenaga, dan biaya tambahan,” ujarnya, Sabtu (27/6/2026).

Ia menjelaskan, orang tua hanya perlu membeli kebutuhan pribadi seperti tas, sepatu, buku tulis, dan alat tulis yang mudah diperoleh di pasaran. Dengan demikian, persiapan memasuki tahun ajaran baru menjadi lebih praktis, tertata, dan efisien.

Riza menilai keputusan tersebut merupakan hasil musyawarah bersama yang patut dihormati karena bertujuan memberikan kemudahan kepada seluruh orang tua sekaligus mendukung kelancaran proses pendidikan peserta didik.

Selain itu, ia juga merasa terbantu karena lokasi SMA Negeri 1 Tanjung Raja sangat dekat dengan tempat tinggalnya sehingga anaknya dapat berjalan kaki menuju sekolah tanpa harus mengeluarkan biaya transportasi.

“Yang lebih membanggakan lagi, biaya yang ditetapkan pada tahun ajaran 2026/2027 menurut saya lebih ringan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Ini menunjukkan adanya kepedulian terhadap kondisi ekonomi masyarakat sehingga pendidikan tetap dapat dijangkau oleh semua kalangan,” katanya.

Ia juga mengapresiasi kebijakan pemberian potongan biaya sebesar 50 persen bagi peserta didik yatim maupun piatu. Selain itu, keluarga yang memiliki dua orang anak bersekolah secara bersamaan di SMA Negeri 1 Tanjung Raja serta orang tua atau wali murid penyandang disabilitas yang masuk kategori Desil 1 juga memperoleh keringanan biaya sebesar 25 persen.

“Kebijakan tersebut sangat membantu masyarakat dan layak mendapatkan apresiasi,” tambahnya.

Melihat berbagai kebijakan tersebut, Riza menilai SMA Negeri 1 Tanjung Raja telah menunjukkan perubahan yang sangat positif. Menurutnya, sekolah tidak hanya berupaya meningkatkan mutu pendidikan, tetapi juga memperhatikan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat.

Sebagai orang tua peserta didik, ia mengaku bangga dan bersyukur atas komitmen Kepala Sekolah, dewan guru, Komite Sekolah, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras memberikan pelayanan terbaik demi masa depan generasi muda.

“Atas nama pribadi dan sebagai orang tua peserta didik tahun ajaran 2026/2027, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Komite Sekolah dan keluarga besar SMA Negeri 1 Tanjung Raja atas dedikasi, kepedulian, dan kerja kerasnya dalam mendukung pendidikan anak-anak kami,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 1 Tanjung Raja, Dra. Sutinawati, M.Si., turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh orang tua dan wali murid atas dukungan, kepercayaan, serta masukan yang diberikan kepada sekolah.

Ia menjelaskan bahwa pengelolaan biaya perlengkapan peserta didik tahun ajaran 2026/2027 bukan merupakan kewenangan langsung pihak sekolah maupun Komite Sekolah. Pengelolaan tersebut dilaksanakan oleh pihak ketiga yang telah ditunjuk berdasarkan hasil kesepakatan bersama.

Menurutnya, Komite Sekolah hanya berperan sebagai fasilitator yang menampung aspirasi serta menyampaikan hasil musyawarah antara orang tua dan komite. Sementara pihak sekolah hanya memfasilitasi tempat pelaksanaan rapat dan mendukung kelancaran kegiatan tanpa mengelola secara langsung pelaksanaan maupun pengadaan perlengkapan sekolah.

“Semoga kebersamaan antara sekolah, komite, orang tua, dan seluruh pemangku kepentingan pendidikan terus terjalin dengan baik sehingga mampu melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, berprestasi, serta mampu mengharumkan nama Kabupaten Ogan Ilir di masa mendatang,” tutupnya.

Laporan: Orang Tua Wali Murid Cerdas Indonesia

banner 468x60)
Author: 
    author

    Related Post