Petir Menyambar Telek Satlet Sampan Dua Nelayan Tradisional Tanjung Beringin Kecelakaan Dilaut

1334 views

Serdang Bedagai – Sumatera Utara ( Sidakpost)

Sungguh malang nasib dua orang masyarakat nelayan tradisional akibat petir menyambar telek satlet armada sampan yang digunakan mereka untuk mencari ikan sehingga dua nelayan tersebut mengalami merintih kesakitan
dan dua orang nelayan tersebut masing- masing bertempat tinggal didesa pekan tanjung beringin kecamatan tanjung beringin kabupaten serdang bedagai 13/7/2025

Adapun armada yang dibawa mereka untuk melaut mencari ikan adalah mengunakan sampan kayu yang bemuatan 9 anak pukat satu jeragan. ( nakhoda) yang mana aktivitas itu menjadi kebiasaan mereka dalam mencari nafkah sehari – hari untuk menghidupi keluarga.

Menurut keterangan saksi yang bernama ucok 45 tahun menyampaikan bahwa mereka pada saat itu baru saja menurunkan pukat untuk berlabuh setelah selesai melingkung pukat lalu sembilan orang dari mereka merebahkan badan mengunakan pelastik utk dijadikan selimut mereka karena malam itu cuaca dalam keadaan hujan lebat, angin kencang dan satu orang lagi yang bernama ucok 45 tahun tersebut berjaga- jaga untuk memantau pukat yang sudah diturun kan.

Lanjutnya selang beberapa waktu kemudian sekira pukul 12 Wib berketepan pada malam jum’at tiba- tiba petir menyambar telek dan satlet sehingga sampan oleng dan lampu padam batrey pecah, mereka terkejut dan panik ketika mereka melihat dua orang di antara mereka merintih kesakitan dan pingsan tidak sadarkan diri, dan secara kebetulan pada waktu itu ada sampan laini lewat, lalu mereka medapatkan pertolongan Dan langsung dibawa pulang.

Kemudian kedua korban tersebut yang bernama erwensyah umur 32 tahun yang memiliki tiga orang anak sementara wahyudi umur 19 tahun yang masih lajang ini masing- masing dilarikan kerumah sakit terdekat untuk dirawat lebih lanjut.
Pungkasnya.

AFIZUDDIN NST

banner 468x60)
Author: 
    author

    Related Post