Resahkan Masyarakat,Omak-omak Serbu Warung BOW” Polsek Prapat Janji Ciduk 3 Wanita Penghibur di warung Remang-Remang

858 views

Asahan Sidak Post-SETIAP hari beraktivitas penuh sajian minuman keras (miras) dan tuak di barengi dengan musik yang bak diskotik,warung remang-remang di persimpangan BOW jalan lintas kisaran Bandar pasir Mandoge ,kecamatan buntu pane ,Kabupaten Asahan sangat meresahkan masyarakat .

Warung yang di duga jadi ajang mesum itu,kerap rawan protitusi dan mengakibatkan keributan serta tindak kejahatan lainnya.Pemilik warung yang arogan tak mau menyebutkan namanya,dan mengatakan kalau warungnya tak ada yang bisa menutupnya.” Silakan buat dan tutup warung saya kalau bisa,saya tidak takut,”katanya.

Puluhan omak-omak warga desa sei silau timur,kecamatan buntu pane yang ramai mendatangi warung itu,minggu,(30/12) sekitar pukul 21.00 Wib karena merasa kesal dan resah dengan aktivitas warung remang-remang disimpang BOW.
“Kami sering ribut pak dengan suami kami dirumah yang selalu keluar rumah dan mabuk,karena suami kami kewarung ini.Apalagi selain minuman keras,warung ini juga menyediakan wanita penghibur sebagai pelayanan untuk mesum.”ungkap
Citra (31) warga buntu pane sembari meminta untuk menutup warung ini dan mengancam akan membawa massa lebih banyak lagi.

Kapolsek Prapat janji AKP .Nasib Manurung yang mendapat informasi itu,bersama anggotanya langsung turun kelokasi,dan membenarkan adanya aksi kaum ibu-ibu yang mendatangi warung di BOW ini.

Masih menurut kapolsek di lokasi,kita akan tindak lanjuti persoalan ini,dan para wanita yang di duga sebagai penghibur kita amankan di polsek untuk di proses lebih lanjut.Sementara itu,pemilik warung juga kita panggil untuk di mintai keterangannya,tegas kapolsek sambil mengatakan akan kita tutup warung ini.

Sementara itu,tanggapan keras juga dilontarkan kepala desa sei silau timur Jamaluddin,SH yang turun juga kelokasi.”Dihadapan polisi ada 4 orang wanita penghibur dan pemilik warung menegaskan,usaha ibu yang sudah meresahkan masyarakat harus di tutup,jangan kotori kampung kami dengan aktivitas warung reman-remang ,musik dam,dem,dum apalagi menyediakan pekerja tanpa identitas yang jelas.”kata Jamal sambil menyuruh tutup warung.(edi sunarto)

Author: 
    author

    Related Post