DPRD Tubaba Menyayangkan Pungutan Sumbangan yang Terjadi di SMKN1 

942 views

Ilustrasi

TUBABASIDAK POST|Dewan Pimpinan Rakyat Daerah Kabupaten Tulang Bawang Barat menyayangkan atas adanya dugaan pungutan sumbangan yang dilakukan oleh pihak Sekolah Menengah Kejuruan Negeri(SMKN)1 Tulang bawang tengah.

Hal itu disampaikan ketua komisi B DPRD kabupaten tubaba Edison saat di komfirmasi media Sidak post melalui sambungan telepon komunikasi milik pribadinya pada Jum’at(29/06/2018).

“Secara pribadi dari DPRD kabupaten tubaba melalui komisi B tidak memiliki kewenangan dalam menindak lanjuti permasalahan dugaan pungutan sumbangan itu karena yang punya hak yaitu DPRD provinsi, tapi saya membaca berita yang berkembang saat ini sangat menyayangkan terhadap pihak sekolah yang telah melakukan pemungutan sumbangan itu, “Ucapnya.

Selain itu lanjutnya perlu menjadi ketegasan tersendiri oleh penegak hukum untuk mengusut tuntas permasalahan tersebut.

” Saya minta agar di usut tuntas permasalahan itu apapun bentuk sumbangannya karena ini sangat keterlaluan apalagi sampai karena kejadian itu anak yang mau meraih impiannya menuju cita-cita Pupus akibat tidak mampu memberikan sumbangan, dan saya dukung sepenuhnya wali murid untuk mengirimkan surat kepada Mendikbud, “Tegasnya.

Ditambahkannya, jangan hanya di sekolah SMKN1 tuba tengah perlu di usut juga adanya dugaan Pungli yang sangat tidak wajar di sekolah di kabupaten tulang bawang barat.

” Coba diusut juga sekolah SMA Sederajat yang ada di kabupaten tulang bawang barat pasti banyak yang memungut uang sumbangan seperti ini apalagi anak didik baru yang baru masuk sekolah bahkan saya pernah dengar sampai 3 juta untuk masuk sekolah, “Katanya.

Ditempat terpisah saat beberapa awak media ingin mengkonfirmasi kepada pihak sekolah SMK 1 Tulangbawang tengah, salah satu staf TU Irwan mengatakan,

“kalau kepala sekolah pak titis dan wakil kelapa sekolah lainnya belum ada yang masuk mas,.”ini kan masih suasana libur sekolah, paling nanti tanggal 16/7 nanti baru masuk sekolah tunggu dia aja mas kalau mau klirifikasi,”terangnya.

“Saya disini hanya staf TU saja,saya tidak tau banyak masalah sumbangan itu.tapi sedikit saya tambahkan setahu saya gak ada sumbangan yang berkesan mengharuskan atau memaksa wali murid,ya namanya sumbangan,kalau ada ya GK ada ya gak apa-apa,”jelasnya.

(her)

Author: 
    author

    Related Post